6 Makanan Khas Dari Myanmar Yang Patut Dicoba - NOL DESIBEL

Breaking

NOL DESIBEL

make it simple, with silent

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 28 Agustus 2013

6 Makanan Khas Dari Myanmar Yang Patut Dicoba

Myanmar adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang mungkin jarang terdengar di kancah internasional. Namun jangan kira Myanmar tak punya apapun untuk ditawarkan dalam hal wisata. Negara yang berbatasan dengan Thailand dan India ini menyembunyikan berbagai cita rasa khas yang bisa menggoyang lidah para wisatawan.

1. Lephet
 
Makanan yang paling terkenal di Myanmar adalah Lephet, daun teh yang dijadikan salad. Lephet biasanya disajikan sebagai hidangan penutup atau dessert, namun tak jarang daun teh juga disajikan dalam bentuk lephet thoke, yaitu daun teh yang difermentasikan terlebih dahulu sebelum dibuat acar.
Untuk membuat makanan ini, daun teh yang asam dan sedikit pahit dicampur dengan kubis, tomat iris, kacang, serta minyak bawang. Makanan ini sebenarnya bisa dimakan sebagai dessert, cemilan, atau bahkan dimakan dengan nasi. Menurut masyarakat Burma, terlalu banyak makan lephet bisa menyebabkan susah tidur.

2. Nga Htamin
 
Nga Htamin atau nasi ikan adalah salah satu makanan khas dari Shan. Masakan ini mencampurkan nasi yang telah dimasak dengan kunyit, kemudian ditaburi ikan dan minyak bawang di atasnya. Biasanya nasi ini disajikan bersama dengan siung bawang putih serta babi panggang.

3. Moun
 
Moun adalah makanan manis ala Burma yang biasanya dijadikan cemilan. Alih-alih terbuat dari gula, makanan ini mendapatkan rasa manisnya dari bahan-bahan alami seperti kelapa parut, santan, tepung beras, ketan, tapioka, dan buah-buahan. Beberapa makanan manis yang terkenal adalah hsa nwin ma kin, kue kecil yang dibuat dari santan dan kismis.

4. Hto-hpu new
 
Salah satu makanan yang unik asal Myanmar adalah htop-hpu nwe, yang berarti tahu hangat. Tak seperti namanya, makanan khas asal etnis Shan di sebelah utara Myanmar ini tak terbuat dari tahu, namun dibuat menggunakan bubur kental yang terbuat dari tepung kacang panjang. Bubur yang lengket disajikan dengan mie tipis dari tepung beras, potongan ayam atau babi yang diasinkan. Kemudian masakan ini disiram dengan minyak cabe dan disajikan bersama acar sayuran dan kaldu.

5. Nan Gyi thoke
 
Nangyi thoke (Nan Gyi Thoke) adalah mie kering yang disajikan bersama kaldu, irisan jeruk nipis, dan bihun. Masyarakat Burma sangat menyukai masakan dari mie yang kering. Mie ini terlihat tebal dan bulat. Biasanya Nangyi thoke disajikan bersama ayam, ikan, atau potongan telur rebus.
6. Mohinga
 
Masakan nasional tak resmi di Myanmar adalah Mohinga. Mohinga dibuat menggunakan bihun yang disajikan hangat, dicampur dengan ikan, bawang merah, dan kaldu. Masyarakat Myanmar biasa menikmati mohinga untuk sarapan serta camilan setiap siang atau malam. Masakan ini disajikan dengan irisan telur rebus, sayuran goreng yang renyah, dan serpihan cabe kering.

Itulah beberapa makanan khas Myanmar yang layak dicoba jika Anda berkunjung ke sana. Jangan lewatkan wisata kuliner yang menggoda selera ini ketika berkunjung ke Myanmar ya!

Sumber : http://www.merdeka.com/gaya/6-makanan-yang-layak-dicoba-saat-pergi-ke-myanmar/mohinga.html

1 komentar:

Post Top Ad

Responsive Ads Here